Wakil Ketua I PPI UPSI, Sesalkan Masih Adanya Kekerasan Terhadap Jurnalis di Indonesia
Cari Berita

Advertisement

Wakil Ketua I PPI UPSI, Sesalkan Masih Adanya Kekerasan Terhadap Jurnalis di Indonesia

Kamis, 29 April 2021

Foto: Wakil Ketua 1 PPI UPSI Malaysia, Jasman. 


GERBANGNTB COM
Malaysia,- Wakil Ketua I Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Jasman, sangat menyayangkan masih adanya tindak kekerasan terhadap Profesi Jurnalis di Indonesia terutama yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Jasman, Profesi Jurnalis atau Wartawan merupakan sosok yang dibutuhkan pemerintah untuk menjadi corong dalam menyampaikan informasi terhadap kinerja dan pengembang program yang mereka jalankan maupun direncanakan.

“Keberadaan Wartawan ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah, karena itu pemerintah harus menjalin hubungan baik dan persaudaraan dengan Wartawan. Bukan malah menindas maupun mengintimidasi mereka dengan kekerasan” sambung pemuda kelahiran Bima yang mengenyam Pendidikan Master of Arts di Faculty of Language and Communication UPSI Malaysia ini.

Jasman menambahkan berdasarkan data dari LBH Pers kekerasan terhadap Jurnalis di Indoneisa yang terjadi selama tahun 2020 mencapai 117 kasus. Artinya angka kekerasan terhadap jurnalis tersebut merupakan angka tertinggi yang terjadi sepanjang reformasi.

“Kemarin aja di Indonesia ada terjadi kekerasan Jurnalis Televisi di Situbondo Jawa Timur, terus untuk hari ini Kamis, 29 April 2020 kembali lagi terjadi di Lombok Timur NTB, artinya tindakan kekerasan terhadap jurnalis ini kerap terjadi. Padahal kita tahu di Indonesia Profesi Jurnalis itu dilindungan oleh Undang-undang” ungkap pria yang juga praktisi Jurnalis itu.

Sebagai pihak yang memahami pentingnya peran Jurnalis dalam pemerintahan, Jasman meminta kepada pemerintah untuk selalu menjaga hubungan baik dengan Jurnalis dan menindak tegas setiap orang yang melecehkan maupun menindas profesi jurnalis itu. (TIM**)